Friday, 8 April 2016

lama sungguh tidak bercerita di sini, kehidupan berlangsung seperti biasa. pergi kerja dan balik kerja, hingga kini telah hampir setahun aku menjejakkan kaki ke Baitullah. kerinduan yang teramat pada Kaabah, pada masjidil haram dan masjidil nabawi..Allah tahu apa yang kurasakan. bagaikan ingin ku berlari ke sana. kerinduaan ini hanya dapat dirasai oleh orang yang pernah ke sana. kerinduan yang amat dalam, yang boleh menyebabkan air mata mengalir kerinduan. Allah dosaku banyak..membukit..menggunung..izinkan kulagi menjejak kaki di rumah Mu. hanya padaMu kupohonkan sempurnakan perjalanan ini.

Baitullah, tiap kali kutatap wajahmu
kerinduan itu menggamit
aku tidak tidak tahu mengapa
bagaikan kekasih yang merindui kekasihnya
bagaikan pungguk yang merindui  bulan

tawaf di rumahMu
memberi pengertian yang dalam
memuji-muji nama Allah
memohon keampunanNya
memohon doa padaNya
terasa diri ini kerdil di tengah khalayak manusia yang banyak
terasa diri ini tiada harga tiada apa-apa

putih di mana-mana
bagai kain kafan yang membaluti diri
putih di mana-mana
manusia berkejaran mengerumuni rumahMu

aku tidak kenal mereka
mereka tidak kenal diriku
aku dan mereka tiada apa-apa

kami datang keranaMu ya Allah
kami datang menyahut panggilanMu
kami tidak bawa harta
kami tidak bawa pangkat
kami tidak bawa kuasa

yang kami bawa
dosa yang banyak..
ampunkan kami Allah
ampunkan dosa kami..

jeritan batin itu bergema di seluruh pelosok jiwa
merintih kepiluan atas dosa yang berdaki...

izinkan kami Allah
izinkan kami ...menghitung nikmat yang Kau berikan
izinkan kami ...mengumpul sebanyak-banyak pahala
untuk bekal kami di sana.





No comments:

Post a Comment